Kepsek SMPN 01 Lintang Kanan Bersama Membangun Pendidikan Yang Terbaik
Progresiflines.com - Pendidikan saat ini dihadapkan pada tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Globalisasi dan kemajuan teknologi telah mengubah cara kita dalam berkomunikasi, bekerja, dan belajar. Generasi milenial, termasuk generasi dan generasi Alpha tumbuh dan berkembang dalam lingkungan yang erat kaitannya dengan teknologi dan digitalisasi, Tgl 22/ 11/2024.
Mereka memiliki akses informasi yang luas dan terbiasa dengan teknologi dalam kehidupan sehari-harinya. Hal ini secara langsung berdampak kepada kebutuhan mereka terhadap pendidikan yang tidak hanya mencakup pengetahuan akademis saja, tetapi juga mencakup kecakapan dalam problem solving, creativity, collaboration, dan communication.
Terlihat SMP Negeri 01 Lintang Kanan, Kabupaten Empat Lawang, Provinsi Sumatra Selatan, Untuk saat ini memenuhi kebutuhan tersebut, sekolah sebagai lembaga pendidikan perlu memperhatikan metode-metode dan pendekatan yang adaptif dan progresif dalam menyusun praktik pembelajaran bagi peserta didik.
Sesuai dengan tujuan pendidikan nasional yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa, maka teknologi yang semakin berkembang pesat harus dapat dimanfaatkan dengan cerdas untuk melahirkan inovasi-inovasi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Selain itu, kolaborasi yang berkomitmen antar seluruh warga sekolah menjadi hal yang krusial dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang aman dan nyaman.
Inovasi dalam Pembelajaran Melibatkan Pengembangan Metode dan Pendekatan Baru
Inovasi dalam pembelajaran sangat penting sebagai salah satu upaya untuk memenuhi kebutuhan peserta didik sekaligus memperbaiki kualitas pendidikan. Pendidikan lampau menempatkan guru sebagai sumber pengetahuan utama (teacher centered), namun seiring perkembangan zaman hal tersebut telah mengalami perubahan menjadi student centered atau pendidikan yang berpusat pada peserta didik yang diharapkan mampu menumbuhkan motivasi peserta didik untuk terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran.
Kepala sekolah Ishar Jhon Heri saat di konfirmasi di ruang kerjanya beliau dengan semangat memafar.
" Dengan sekuat mungkin kita berjuang majukan sekolah kita cintai ini, syukur Alhamdulillah kini jumlah murid sudah berjumlah 194 dan guru 22 tenaga kerja pendidik intinya dewan guru dan siswa saling merangkul kerja sama yang baik serta semenjak kita jadi kepala sekolah tidak ada permasalahan." Sampai kepsek. ( Titox )
- 7 views
Leave a Reply